Kamis, 12 April 2018

Hardware dan Software Pendukung Multimedia

Multimedia diciptakan dengan dukungan dari berbagai sistem yang menjadi satu kesatuan yaitu multimedia. Sistem pendukung tersebut dibagi menjadi dua golongan besar yang sangat berpengaruh terhadap terciptanya multimedia. Kedua sistem tersebut adalah perangkat keras atau kita biasa mengenalnya dengan sebutan hardware dan perangkat luak atau biasa disebut software. Kedua sistem tersebut tidak bisa dipisahkan, sudah menjadi padu dalam satu kesatuan, jika satu sistem tidak mendukung sistem yang lain, contoh hardware tidak dipadukan dengan sistem perangkat lunak atau software, perangkat keras tersebut tidak menjadi apa-apa, hanya sebuah alat yang tidak berfungsi apa-apa, tanpa ada tujuan apapun, begitu pula dengan sistem perangkat lunak yang hanya berdiri sendiri, akan melekat atau berfungsi bagaimana jika tidak ada alat peraga.
Dengan landasan dari dukungan kedua sistem tersebut kita perlu tahu apa saja yang menjadi pendukung terciptanya multimedia dalam kedua sistem tersebut.

A.  Hardware
Perangkat keras pendukung terciptanya multimedia dapat kita kelompokan berdasarkan fungsi:
  1. Perangkat Masukan (input device)
  2. Perangkat keluaran (Output device)
  3. Perangkat Proses (Process device)
  4. Perangkat penyimpanan (storage device)
Dimulai dari perngkat masukan (input device)pendukung terciptanya multimedia antara lain:
  1. Keyboard
    Keyboard ( papan kunci ) adalah sebuah perangkat input standar yang biasa digunakan user (pengguna ) komputer untuk memasukan data teks, angka, ataupun kode ASCII, keyboard sangat diperlukan walaupun sekarang banyak painting device (mouse) akan tetapi fungsi media keyboard tidak bisa dikesampingkan.
  2. Mouse
    Mouse adalah alat input atau pointing device yang mudah untuk dipakai pengguna komputer. Sistem komputer berbasis windows banyak menggunakan media ini sebagai alat input standar. Untuk menggambar diperlukan mouse yang dikhususkan untuk menggambar yaitu pen mouse supaya hasil gabar menjadi baik.
  1. Mikrophone (mike) dan speaker
Pada komputer multimedia telah disediakan microphone dan speaker sebagai peralatan standar komputer multimedia. Microphone digunakan sebagai alat input suara kedalam komputer, sedangkan speaker digunakan untuk alat output dari hasil proses pada komputer.

  1. CD ROM drive
CD ROM (Compact Disk Read Only Memory) drive telah menjadi integral dari sebuah PC multimedia CD ROM drive dapat mengakses serta dapat mentransmisikan data seperti grafik, suara, program aplikasi dan video, namun tidak bisa digunakan untuk menyimpan data. Untuk kebutuhan menyimpan data

pada CD dibutuhkan alat seperti CD writer, berbentuk seperti CD ROM namun mempunyai kelebihan yaitu bisa menyimpan data pada CD. CD ROM banyak digunakan untuk menginstal program pada komputer dan juga bisa digunakan sebagai

media hiburan. Produk multimedia yang sudah jadi dikemas dalam CD dan bisa diperbanyak, sehingga mudah dibawa kemana-mana dan kita bisa melihatnya lewat bantuan media CD ROM.

Kemudian dari Perangkat keluaran (Output device) pendukung terciptanya multimedia antara lain:

  1. Monitor
    Monitor adalah kebutuhan yang utama, dimana hasil dari pemrosesan komputer ditayangkan (dispay) lewat sebuah media yang bernama monitor. Monitor yang terdiri atas pixel (picture element) ini memungkinkan untuk memantulkan gambar pada layar. Pixel dapat tersusun dari empat kombinasi kolom dan baris pada layar monitor yang disebut juga dengan resolusi. Resolusi
    pada monitor bermacam-macam ukuran, sepert ukuran pada umumnya monitor yakni sebagai berikut : 640 x 480, 800 x 600, 1024 x 768, dan 1280 x 1024
    Selain warna dan resolusi monitor, jarak antara pixel yang disebut dotpitch juga mempengaruhi kehalusan gambar yang ditampilkan, semakin kecil atau rapat jaraknya maka semakin halus pula gambar yang ditampilkan. Pada pembuatan produk multimedia ini digunakan monitor yang mempunyai jarak dotpitch 0.28 mm. 
  1. Printer
Fungsi nya adalah mencetak suatu dokumen untuk kepentingan pribadi maupun banyak orang. Mulai dari teks, gambar, serta gabungan teks dan gambar. Selain berfungsi untuk mencetak suatu dokumen, printer juga memiliki fungsi lain yang telah diadopsi dari teknologi lainnya. Sebut saja fungsi menggandakan dokumen (prinsip dan fungsi mesin fotocopy), fungsi memindai (scanning), serta fungsi mengirim data (mesin fax). Pada awalnya printer hanyalah sebuah perangkat yang digunakan untuk mencetak dokumen yang menampilkan data berupa teks, gambar, serta grafik dalam lembaran kertas. Namun berkat perkembangan teknologi yang cukup pesat, fungsi alat-alat lain pun bisa diadopsi.

  1. Speaker
Speaker komputer adalah perangkat output pada komputer yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil proses dari CPU berupa suara atau audio. Speaker akan mengeluarkan suara yang diputar dalam komputer, baik dari musik player maupun suara video.

  1. Proyektor
Proyektor LCD merupakan salah satu jenis proyektor yang biasanya digunakan untuk menampilkan video maupun gambar dari komputer pada sebuah layar maupun pada bidang yang memiliki permukaan datar. Untuk menampilkan video/ gambar, proyektor LCD mengirimkan cahaya dari lampu halide logam lalu diteruskan ke dalam prisma dimana cahaya akan tersebar pada tiga panel polysilikon, yaitu komponen warna merah, hijau, dan biru pada sinyal video. 
Selanjutnya Perangkat Proses (Process device) pendukung terciptanya multimedia antara lain:

  1. Motherboard
Motherboard adalah papan sirkuit yang berfungsi sebagai tempat komponen-komponen komputer seperti processor, harddisk, RAM dan lain-lain. Motherboard sendiri berupa papan utama yang berbentuk PCB dan memiliki chip BIOS, jalur-jalur maupun konektor yang berfungsi menghubungkan masing-masing perangkat.

  1. Processor
Processor merupakan sebuah IC yang mengontrol seluruh jalannya sebuah sistem komputer. Processor atau CPU (Central Processing Unit) bisa dibilang sebagai otak pada sebuah komputer, karena bertugas melakukan perhitungan maupun memerintah program yang akan dijalankan oleh komputer.

  1. VGA Card
VGA atau Video Graphic Adapter adalah sebuah perangkat keras yang berfungsi mengolah data grafik yang akan ditampilkan oleh monitor. VGA juga memiliki processor yang biasa disebut GPU (Graphic Processing Unit). Biasanya perangkat keras yang satu ini sangat dibutuhkan, khususnya bagi gamer maupun designer.

  1. Sound Card
Sound Card merupakan perangkat keras yang berfungsi mengolah data berupa audio ataupun suara. Pada awalnya, sound card hanyalah pelengkap komputer, namun saat ini sound card merupakan perangkat yang harus dimiliki oleh pengguna komputer.

  1. Modem
Modem mempunyai kepanjangan Modulator Demodulator. Modem sendiri berfungsi mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog. Data dari komputer yang berbentuk sinyal digital di konversi oleh modem menjadi data yang berbentuk sinyal analog, ketika modem menerima data dari luar yang berbentuk sinyal analog, modem akan mengubahnya kembali menjadi data yang berbentuk digital agar dapat diolah oleh komputer.


Perangkat penyimpanan (storage device) pendukung terciptanya multimedia antara lain:

  1. Hard disk drive (HDD)
Hard disk atau hard disk drive (HDD) merupakan perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai media penyimpanan. Dalam sebuah hard disk terdapat lebih dari satu piringan yang berfungsi memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung oleh hard disk tersebut.

  1. SSD
SSD atau Solid State Drive merupakan inovasi terbaru dari pendahulunya yaitu hard disk. SSD merupakan media penyimpanan yang menggunakan jenis memory solid state untuk penyimpanan datanya. SSD juga memiliki fungsi yang sama seperti hard disk, namun sedikit berbeda dengan hard disk.
Data pada SSD disimpan pada chip-chip memori flash yang saling terhubung. Chip-chip tersebut memiliki kecepatan dan reliabilitas yang lebih tinggi dari USB Thumb Drive (UFD). Dalam segi harga, SSD lebih mahal daripada HDD meskipun dengan kapasitas yang sama.

  1. RAM
RAM atau Random Acces Memory merupakan perangkat keras yang berfungsi menyimpan data maupun intruksi yang dilakukan oleh prosessor. Berbeda dengan hard disk, penyimpanan pada RAM bersifat sementara. Jadi ketika komputer dimatikan, data maupun intruksi yang disimpan oleh RAM akan hilang/ dikosongkan kecuali komputer tersebut dalam mode hibernate.

  1. Flash disk
Flashdisk ini termaksud dengan sebuah alat tempat penyimpanan data atau pun penyimpanan file, yang berupa sebuah NAND. Dan di dalam perangkat ini juga, terdapat sebuah controller dan tempat penyimpanan data yang bersifat non-volatile, yang tidak dapat hilang, meskipun ini tidak dapat daya listrik. Komponennya flashdisk ini sederhana dan juga relative itu lebih sedikit di bandingkan dengan hardisk. Ini dapat di sebabkan di karenakan sebuah flashdisk itu tidak dapat memerlukan piringan, motor, ataukah benda yang berkerja secara mekanik.

Perkembangan perangkat multimedia khususnya hardware kini semakin lama semakin canggih dan lebih praktis cara penggunaanya. Contohnya:
  1. pada sisi input device perkembangan mouse yang semakin hari semakin canggih dengan wirelessnya dan sensitivitas yang semakin membaik, keyboard yang semakin canggih dengan tingkat input yang semakin cepat dan koreksi kesalahan dalam penulisan dan perkembangan yang lainnya.
  2. pada sisi output device perkembangan dimulai dari sisi monitor yang semakin tipis dengan resolusi yang tinggi hingga mencapai 4K, sebut saja layar LED yang mendukung pencahayaan yang nyata. Proyektor yang semakin jelas dan beresolusi yang tinggi pula, printer yang merangkap menjadi scanner dan mesin fotocopy, serta perkembangan lain.
  3. pada sisi process device perkembangan sangat terasa karena inti dari hardware atau bisa dikatakan sebuah procesor mengalami perubahan yang signifikan, baik itu jumlah transistor yang ada didalamnya yang mempengarui kecanggihan dari procesor tersebut dan mengalami penyusutan ukuran walau sebenernya pengalami peningkatan kapasitas yang besar dalam menampung transistor tadi. Masih banyak lagi perkembangan dalam process device ini.
  4. Pada sisi storage device perkembangan sudah sangat terlihat jelas dari kapasitas penyimpanan itu sendiri serta ukuran yang menglami penyusutan, misalnya flashdisk saat ini bisa mencapai kapasitas 1 TB dengan ukuran yang sekecil itu bisa mempunyai kemampuan tersebut.


           B.     Perangkat Lunak (Software)
Software adalah elemen pendukung utama sebuah komputer yang tidak bisa diraba (di sentuh), hanya dapat dilihat. Software dapat juga diartikan sebagai segala sesuatu yang berhubungan dengan program-program komputer. Program adalah deretan instruksi-instruksi yang dimengerti komputer.
Software  terbagi menjadi  dua macam, yaitu :
1. Software Sistem Operasi
2. Software Program Aplikasi



  1. Software Sistem Operasi
Software Sistem Operasi adalah sebuah software yang berfungsi untuk mengoperasikan sebuah komputer dan mengontrol seluruh kegiatan di dalam komputer.
Software sistem operasi yang banyak dipakai dalam komputer Multimedia, antara lain :

.:: DOS (Disk Operating Sistem)

.:: Microsoft Windows
.:: Linux
.:: Unix
.:: Macintosh (Mac)
.:: Dll

  1. Software Program Aplikasi
Software program aplikasi adalah salah satu software yang berfungsi sebagai aplikasi tambahan pada sistem operasi yang ada. Program adalah deretan instruksi-instruksi yang dimengerti oleh komputer. Contoh software program aplikasi, antara lain :

.:: Microsoft Office

.:: CorelDRAW
.:: Adobe Photoshop
.:: Macromedia Flash MX
.:: Macromedia FreeHand MX
.:: 3DS Max
.:: Adobe Ilustrator
.:: Adobe Indesign
.:: Dll             


SUMBER :


Manusia Dan Penderitaan


1.    PENGERTIAN PENDERITAAN
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dara artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan.
Menurut agama penderitaan itu adalah teguran dari tuhan. Penderitaan ada yang ringan dan berat contoh penderitaan yang ringan adalah ketika seseorang mengalami kegagalan dalam menggapai keinginannya. Sedangkan contoh dari penderitaan berat adalah ketika seorang manusia mengalami kejadian pahit dalam hidupnya hingga ia merasa tertekan jiwanya sampai terkadang ingin mengakhiri hidupnya.
Penderitaan adalah termasuk realitas manusia di dunia. Namun, peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Penderitaan adalah bagian dari kehidupan.

2.  Siksaan
Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris: torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, sadisme, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan. Siksaan dapat digunakan sebagai suatu cara interogasi untuk mendapatkan pengakuan. Siksaan juga dapat digunakan sebagai metode pemaksaan atau sebagai alat untuk mengendalikan kelompok yang dianggap sebagai ancaman bagi suatu pemerintah. Sepanjang sejarah, siksaan telah juga digunakan sebagai cara untuk memaksakan pindah agama atau cuci otak politik. 
Siksaan yang sifatnya psikis yakni:
·      Kebimbangan: hal ini akan dialami oleh seseorang apabila ia tidak dapat menetukan pilihan mana yang akan diambil. Lamanya kebimbangan ini dapat teratasi tergantung dari kekuatan berpikir seseorang.
·     Kesepian: hal ini dapat dialami seseorang yakni rasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya walaupun ia berada di lingkungan orang ramai.
·    Ketakutan: merupakan bentuk lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin. Apa bila ketakutan yang dialami oleh seseorang tersebut tidak pada tempatnya, maka hal ini disebut phobia.
Phobia kebanyakan dimulai dengan usatu shock emosional atau suatu tekanan pad waktu tertentu, misalnya: pekerjaan baru, kematian dalam keluarga, suatu operasi atau sakit yang sserius. Ahli-ahli ilmu jiwa cenderung berpendapat bahwa suatu phobia adalah suatu gejala dari suatu problema psikoloigs yang dalam. Sebaliknya ahli-ahli yang merawat tingkah laku suatu phobia adalah problemanya dan tidak perlu menemukan sebab-sebabnya.
Hal-hal yang dapat menyebabkan seseorang menjadi ketakutan yakni:
·      Claustrophobia dan Agoraphobia: claustrophobia adalah rasa takut terhadap ruangan tertutup sedangkan agoraphobia adalah rasa takut berada di tempat terbuka.
·      Gamang: merupakan ketakutan apabila seseorang berada di tempat tinggi.
·      Kegelapan: takut bila berada di tempat gelap.
·      Kesakitan: ketakutan yang disebabkan oleh rasa sakit yang akan dialami.
·      Kegagalan: ketakutan dari seseorang yang disebabkan karena merasa bahwa apa yang akan dijalankan mengalami kegagalan.

3.  KEKALUTAN MENTAL
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.
Gejala-gejala permulaan yang terjadi pada orang yang mengalami kekalutan mental adalah sebagai berikut :

  1.       Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
  2.      Nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah   marah.
  3.    . Selalu iri hati dan curiga, ada kalanya dihinggapi khayalan, dikejar-kejar sehingsangat agresif berusaha melakukan pengrusakan atau melakukan detruksi diri dan bunuh diri.
  4.       Komunikasi sosial putus dan ada yang disorientasi social.
  5.      Kepribadian yang lemah atau kurang percaya diri sehingga menyebabkan yang bersangkutan     merasa rendah diri, ( orang-orang melankolis)    
  6.      Terjadinya konflik sosial – budaya akibat dari adanya norma yang berbeda antara dirinya        dengan lingkungan masyarakat.
Tahap – tahap gangguan jiwa :

  1.      Gangguan kejiwaan nampak dalam gejala-gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohaninya.
  2.       Usaha mempertahankan diri dengan cara negatif, yaitu mundur atau lari, sehingga cara benahan dirinya salah; pada orang yang tidak menderita gangguan kejiwaan bila menghadapi persoalan, justru lekas memecahkan problemnya, sehingga tidak menekan perasaannya. Jadi bukan melarikan diri dan persoalan, tetapi melawan atau memecahkan persoalan.
  3.    Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalami gangguan.
  4.    Krisis ekonomi yang berkepanjangan telah menyebabkan meningkatnya jumlah penderita penyakit jiwa, terutama gangguan kecemasan. 
  5.    .  Dipicu oleh faktor psychoeducational. Faktor ini terjadi karena adanya kesalahan dalam proses pendidikan anak sejak kecil, mekanisme diri dalam memecahkan masalah. Konflik-konflik di masa kecil yang tidak terselesaikan, perkembangan yang terhambat serta tiap fase perkembangan yang tidak mampu dicapai secara optimal dapat memicu gangguan jiwa yang lebih parah.
  6.    Faktor sosial atau lingkungan juga dapat berperan bagi timbulnya gangguan jiwa, misalnya budaya kepadatan populasi hingga peperangan. Jika lingkungan sosial baik, sehat tidak mendukung untuk mengalami gangguan jiwa maka seorang anak tidak akan terkena gangguan jiwa. Demikian pula sebaliknya. Gangguan jiwa tidak dapat menular, tetapi mempunyai kemungkinan dapat menurun dari orang tuanya. Namun hal ini tidak berlaku secara absolut.
Sebab-sebab Timbulnya Kekalutan Mental
1.    Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna.
2.   Terjadinya konflik sosial-budaya akibat adanya norma yang berbeda antara yang bersangkutan dan yang ada dalam masyarakat, sehingga ia tidak dapat menyesuaikan diri lagi.
3.   Cara pematangan bathin yang salah dengan memberikan reaksi berlebihan terhadap kehidupan sosial; overacting sebagai overkompensasi dan tampak emosional.
Proses – proses kekalutan mental:
·   Positif, bila trauma (luka jiwa) yang dialami seseorang, akan disikapi untuk mengambil hikmah dari kesulitan yang dihadapinya, setelah mencari jalan keluar maksimal, tetapi belum mendapatkannya tetapi dikembalikan kepada sang pencipta yaitu Allah SWT, dan bertekad untuk tidak terulang kembali dilain waktu.
· Negatif, bila trauma yang dialami tidak dapat dihilangkan, sehingga yang bersangkutan mengalami frustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang dicita-citakan. Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu dapat lahir atau batin, atau lahir batin. Sedangkan perjuangan merupakan usaha manusia untuk keluar dari penderitaan.

4.    PENDERITAAN DAN PERJUANGAN
Setiap manusia pasti mengalami penderitaan, baik secara berat ataupun ringan. Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekwensi manusia hidup, bahwa manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia, melainkan juga menderita. Karena itu manusia hidup tidak boleh pesimis, yang menganggap hidup sebagai rangkaian penderitaan. Pembebasan dari penderitaaan pada hakekatnya meneruskan kelangsungan hidup. Caranya ialah berjuang menghadapi tantangan hidup dalam alam lingkungan, masyarakat sekitar, dengan waspada, dan disertai doa kepada Tuhan supaya terhindar dari bahaya dan malapetaka. Kita sebagai manusia hanya bisa merencanakan namun yang Tuhanlah yang yang menentukan hasilnya.

5.   PENDERITAAN, MEDIA MASSA DAN SENIMAN
Berita mengenai penderitaan manusia silih berganti mengisi lembaran koran, layar TV, pesawat radio, dengan maksud agar semua orang yang menyaksikan ikut merasakan dari jauh penderitaan manusia. Dengan demikian dapat mengunggah hati manusia untuk berbuat sesuatu. Media massa adalah alat yang paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan manusia secara cepat kepada asyarakat luas. Dengan demikian masyarakat dapat segera menilai untuk menentukan sikap anatara sesama manusia, terutama bagi mereka yang simpati. Tetapi tidak kalah pentingnya komunikasi yang dilakukan para seniman melalui karya seni, sehingga para pembaca dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari karya tersebut.

6.   PENDERITAAN DAN SEBAB – SEBABNYA
Berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia dapat dibagi  menjadi beberapa bagian sebagai berikut :
·  Nasip buruk penderitaan ini karenakan perbuatan buruk manusia yang dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan alam sekitarnya. Perbedaan nasip buruk dan takdir adalah jika takdir di tentukan oleh tuhan sedangkan nasib buruk penyebabnya Karena ulah manusia itu sendiri. Contohnya : penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab tuhan. Namun dengan kesabaran dan tawakal dan optimise  merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan tersebut.
·  Kehilangan orang tua, setiap manusia pasti mencintai orang tuanya dan memiliki hubungan yang erat dengan keluarganya. Penderitaan ini adalah yang paling sering kita jumpa dan sangat sedih tentunya .tapi kesedihan Karena penderitaan diharapkan tidak berlarut larut karena semua manusia yang hidup pasti akan kembali kepada tuhannya.
·  Kemiskinan , banyak orang yang mederita karena kemiskinan , merasa tidak pernah cukup dengan apa yang telah ia punya sehingga mengakibatkan seseorang merasa menderita karena tidak bisa memiliki sesuatu yang ia inginkan. Ini di karena kan kurangnya rasa syukur manusia atas apa yang telah di berikan oleh tuhan.
·    Bencana, tidak ada seorang pun yang dapat menghindari bencana yang tuhan berikan. Bencana bisa kapan saja dating dan menimpa siapa saja bahkan seringkali mengakibatkan kehilangan anggota keluarga. Trauma batin yang diakibatkan karena bencana juga sulit di sembuhkan.

7.   PENGARUH PENDERITAAN
Pengaruh penderitaan dapat berupa kekecewaan, duka, kesedihan, kekacauan hati dan fikiran. Pengaruh penderitaan juga dapat berupa perubaahn pola berfikir seseorang, perubahantingkah laku, serta pandangan hidup seseorang. Tidak dapat dipungkiri jika suatu penderitaanyang di alami oleh setiap orang, masih banyak yang berpandangan bahwa penderitaan hanyamembawa dampak buruk atau pengaruh buruk bagi mereka. 
Berikut ini salah satu contoh sikapdari pengaruh penderitaan dalam hal negitif dan positif  :        

  •         Sikap negative misalnya penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, atau ingin bunuh diri. Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, misalanya antikawin atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup, dan sebagainya.
  •   Sikap positif yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan, bahwa hidup bukan rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan dan penderitaanitu adalah hanya bagian dari kehidupan. Sikap positif biasanya kreatif, tidak mudahmenyerah, bahkan mungkin timbul sikap keras atau sikap anti. Misalnya sifat anti kawin paksa, ia berjuang menentang kawin paksa, dan lain lain.








SUMBER :
https://zidniyr.wordpress.com/2016/03/16/makalah-manusia-dan-penderitaan-universitas-gunadarma/
https://id.scribd.com/doc/215198458/Tugas-Ibd-Manusia-Dan-Penderitaan

Kamis, 29 Maret 2018

Definisi Manajemen Layanan Sistem Informasi

PENGERTIAN MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI
Manajemen Layanan Sistem Informasi adalah suatu cara bentuk pengelolaan & pengaturan sistem informasi(SI) yang secara terpusat pada perspektif konsumen di layanan SI terhadap sebuah usaha atau bisnis perusahaan agar mampu termanajemen dengan baik.
Manajemen Layanan Sistem Informasi berpacu pada proses dan karena akan terkait dan memiliki minat yang akan sama dengan kerangka kerja yang sudah ada dan metodologi gerakan perbaikan proses (seperti Six Sigma, ERP, dsb). Disiplin yang dibuat tidak memperdulikan detail dalam menggunakan produk suatu pemasok tertentu atau detail teknis suatu sistem yang sudah dikelola, dikarenakan berfokus pada upaya penyediaan inti dari pengerjaan dimana untuk menstrukturkan aktivitas yang terkait dengan sistem informasi dan interaksi antara personel teknis TI dengan pengguna teknologi informasi yang tersedia.
Manajemen Layanan Sistem Informasi yang secara umum menangani permasalahan operasional pada manajemen sistem informasi dan bukan pada pengembangan teknologi itu sendiri.
Contohnya, dalam proses pembuatan software di komputer untuk dijual bukan salah satu fokus dari disiplin, melainkan suatu sistem komputer yang digunakan oleh bagian marketing dan pengembangan bisnis di perusahaan software lah yang merupakan tujuan perhatiannya. Banyak pula perusahaan non-teknologi, seperti diterapkan pada industri keuangan, ritel, dan pariwisata, yang memiliki sistem TI yang berperan sangat penting, walaupun tidak dikonsumsi langsung kepada konsumennya.

Manfaat Manajemen Layanan Sistem Informasi
Manajemen memiliki manfaat dalam pengembangan berbagai organisasi/instansi, baik swasta maupun pemerintah. Menurut T. Hani Handoko ada tiga alasan utama mengapa manajemen dibutuhkan.
· Manajemen dibutuhkan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya, baik oleh pribadi maupun perusahaan.
· Manajemen membantu keseimbangan di antara tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.
· Adanya manajemen akan berguna untuk mencapai efisiensi dan efektivitas serta menjaga keseimbangan dari berbagai tujuan dan aspek.

Manajemen Layanan Sistem Informasi memiliki manfaat :
     a. Manajemen dalam layanan sistem informasi dapat membantu mencapai tujuan yang disepakati bersama dalam perusahaan.
     b. Adanya pendayagunaan Teknologi Informasi dalam kehidupan sehari-sehari untuk mencapai ke efektifan dan efesiensi dalam semua aspek.
       c. Dalam manajemen ini dapat menyeimbangi diantara tujuan yang telah ditetapkan bersama.

Peranan Manajemen Layanan Sistem Informasi
Bagi lingkungan sekitar :
     1. Mendukung dalam bidang bisnis
Penggunaan nya dapat membantu pengerjaan bisnis yang berperan sebagai penunjang dalam kegiatan perusahaan. Biasanya penggunaan nya secara rutin karena dapat menyeimbangi ke efektifan dan efisiensi dalam produksi, melihat pasar dan menghitung keuntungan yang didapat.

     2. Pengambilan Keputusan Managerial.
Dalam layanan sistem informasi dapat berperan sebagai pengambil keputusan yang ringkas. Membantu manager dalam sebuah perusahaan menjalankan proses bisnis yang telah ditetapkan.dan membantu para manajerial mengetahui kecenderungan dan dapat mengevaluasi yang diperoleh dengan menyatakan dengan suatu keputusan yang tepat,cepat dan kompetibel. 

    3.  Keunggulan Strategis perusahaan
Peranan dalam strategi layanan sistem informasi dapat membantu peningkatan strategi perusahaan dalam mengembangkan di sektor internal maupun eksternal perusahaan. Dengan mengedepankan efesiensi dan efektivitas penyelesaian nya.

    4.  Meningkatkan strategi yang sudah ada dengan suatu layanan secara global
Berperan sebagai layanan sistem informasi yang dapat mendukung suatu peningkatan strategi yang ada serta menambahkan strategi baru yang mampu mengimbangi strategi yang sebelumnya ditetapkan.

     5. Pengawasan tingkat menengah setelah pengawasan secara manual
Layanan sistem informasi dapat berperan sebagai pengawasan ekstra atau tambahan sebagai backup seluruh data di perusahaan.

   6. Perencanaan strategi perubahan dan kebijakan (mengetahui selera konsumen, peluang pasar di tempat lain)
Mampu merencanakan strategi dengan baik dalam mengetahui selera konsumen, peluang-peluang yang ada secara merata dan menyeluruh.


SUMBER :
http://rochim16.blogspot.co.id/2016/04/manajemen-layanan-sistem-informasi.html

Mesin ATM Sebagai Contoh Aplikasi Sistem Cerdas

   1.    ATM ATM (Automatic teller machine atau automated teller machine, di Indonesia juga kadang merupakan singkatan bagi anjungan tuna...